Search

Pesona Ketujuh Member BTS saat Pidato di Gedung Putih Amerika Serikat, Kenakan Jas Hitam Rancangan Brand Korea Selatan

Categorized as Fashion

BTS menghadiri press briefing di Gedung Putih, Amerika Serikat, pada 31 Mei waktu setempat. Sebelum ketujuhnya menemui Presiden Joe Biden di Oval Office. 

Tujuan member BTS hadir ialah untuk mendiskusikan kebencian dan kejahatan anti-Asia, serta disinformasi tentang Asia. 

Untuk acara penting tersebut, tujuh anggota BTS – Jungkook, V, Park Ji-min, Kim Seok-jin, Suga, RM dan J-Hope serasi mengenakan setelan jas hitam yang pas membuat mereka tampak berwibawa dan gagah.

Suit yang dirancang oleh brand mens wear asal Korea Selatan, Tailor Able tersebut dipadukan dengan kemeja putih berkerah dan dasi hitam halus sebagi inner lengkap dengan dasi hitamnya. 

Pakaian tersebut menciptakan momen yang apik saat berkumpul di sekitar podium pers di Ruang Pengarahan Pers James S. Brady.D

alam hal sepatu, BTS mengenakan sepatu warna hitam yang serasi dengan outfitnya. Dengan beberap model sepatu yang dikenakan termasuk sepatu bertali dan sepatu monk strap dan sepatu boots berhak rendah. 

Dengan gaya rambut hitam ditata begitu rapi memancarkan ketampanan ketujuh member tersebut.

Isi pidato singkat BTS

Dalam pidato mereka sekitar 3 menit, secara bergantian member BTS menyatakan keprihatinan mereka atas semua kejahatan kebencian dan memuji keragaman fanbase mereka dan latar belakang internasional untuk berbagi bagaimana musik dapat menyatukan berbagai jenis orang.

“Halo, kami BTS dan sebuah kehormatan bagi kami telah diundang ke Gedung Putih hari ini untuk mendiskusikan topik penting tentang kejahatan anti-Asia, inklusi Asia, dan keberagaman,” ujar RM samg leader BTS dalam bahasa Inggris.

Dilanjut dengan anggota tertua BTS, Jin menyampaikan pernyataan BTS dengan bahasa Korea, “mendukung komunitas AANHPI (Asian American and Native Hawaiian/Pacific Islander)”. 

“Kami hancur oleh gelombang kejahatan kebencian baru-baru ini, termasuk kejahatan kebencian Asia-Amerika. Untuk menghentikan ini dan mendukung komunitas, kami ingin mengambil kesempatan ini untuk menyuarakan diri kami sekali lagi,” kata Jimin.

Anggota Suga juga berbagi sifat penting dari merayakan perbedaan satu sama lain. “Tidak salah untuk menjadi berbeda. Kesetaraan dimulai ketika kita terbuka dan merangkul semua perbedaan kita,” papar Suga. 

Lalu Jhope, “Kami bisa ada di sini berkat ARMY, para penggemar kami di seluruh dunia yang berasal dari negara dan budaya yang berbeda dan menggunakan bahasa yang beragam. Kami benar-benar bersyukur,” katanya.

Kemudian anggota termuda BTS, Jungkook “Kami masih terkejut dengan fakta bahwa musik yang diciptakan para musisi dari Korea Selatan bisa menjangkau begitu banyak orang di seluruh dunia, melewati batas bahasa dan budaya. Kami percaya musik selalu jadi penyatu yang luar biasa,” paparnya.

Terakhir V menyampaikan “Kami berharap hari ini bisa menjadi langkah ke depan untuk kita saling menghormati dan memahami sebagai manusia,” tuturnya.

Leave a comment

Your email address will not be published.